Tips Membeli Rumah Tinggal Yang Murah Sesuai Dengan Kemampuan Anda



Tips Membeli Rumah Tinggal Yang Murah Sesuai Dengan Kemampuan Anda


Rumah murah menjadi idaman bagi jutaan orang di dunia ini, terlebih rumah murah yang sehat dan berkualitas. Rumah murah yang bukan murahan menjadi impian banyak orang, terutama para keluarga muda.

Dengan penghasilan bulanan yang tidak terlalu besar, diharapkan mampu membeli rumah untuk tinggal bersama keluarga tercinta.

Ada beberapa skema pembayaran yang dapat anda pilih ketika hendak membeli rumah idaman Anda, yaitu :


Membeli Rumah Secara Tunai (Cash Keras)

Membeli rumah secara tunai/cash biasanya akan lebih murah dibanding anda memilih pembayaran secara bertahap. Selain itu membeli rumah secara tunai jauh lebih diprioritaskan oleh penjual rumah baik rumah bekas maupun rumah baru.

Namun kekurangannya adalah ketika anda memilih jenis pembayaran tunai ini adalah anda diharuskan memiliki uang tunai dalam jumlah yang sangat besar senilaiharga rumahnya. Inilah yang menjadikan pilihan ini sulit untuk sebagian besar masyarakat.


Membeli Rumah Secara Bertahap (Cicilan)

Pilihan yang kedua adalah membeli rumah secara bertahap atau mencicil kepada penjual rumah. Biasanya alternatif pilihan cicilan rumah kepada penjual lazim pada transaksi rumah baru yang dijual oleh developer atau pengembang perumahan. Pilihan pembayaran seperti ini jarang dijumpai pada penjual rumah bekas atau secondary.

Pada umumnya pembayaran cicilan ini berkisar antara 12 sampai 24 kali cicilan setiap bulannya. Artinya membutuhkan waktu antara 1 hingga 2 tahun. Jenis pembayaran seperti ini biasanya tidak dikenai bunga, karena tidak melibatkan pihak ketiga seperti Bank atau pihak pembiayaan lainnya.

Kekurangan jenis pembayaran ini adalah jangka waktu pembayaran yang tidak bisa jangka panjang. Pada umumnya hanya maksimal 2 tahun saja (24 kali angsuran). Padahal dengan harga rumah yang rata rata sudah diatas 200 juta keatas, kalau menggunakan jenis pembayaran ini masih sangat tinggi beban yang harus dibayarkan setiap bulannya. Alasan inilah yang masih menjadikan pilihan pembayaran jenis ini masih jarang diminati oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia.


Membeli Rumah Secara KPR (Bank)

Jenis pembiayaan rumah secara KPR sangat banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama para keluarga muda. Para kepala keluarga yang masih berusia muda (dibawah 35 tahun) sangat banyak yang memilih jenis pembayaran ini. Hal ini dikarenakan jenis pembayaran ini tidak membebani keuangan keluarga mereka, sebab dengan mencicil setiap bulannya dalam jangka waktu yang cukup panjang akan sangat ringan jika dibebankan kepada penghasilan/gaji bulanan yang diterima.

Ketentuan Bank pada umumnya pemohon KPR dapat mengajukan kredit hingga 15 tahun, ada juga bank yang menawarkan hingga 25 tahun. Inilah kemudahan yang sangat menggiurkan sehingga sebagian besar masyarakat indonesia berbondong-bondong mengajukan permohonan KPR pada bank-bank yang dipilih.

Kekurangan pada jenis pembayaran ini adalah bunga yang dikenakan masih relatif besar. Selain itu program KPR dari bank biasanya hanya bisa disetujui kepada para pekerja formal. Bagi sebagian masyarakat kita yang bekerja disektor non formil (informal) ataupun seperti pelaku usaha UMKM akan sangat susah mendapatkan pembiayaan kredit KPR dari bank. Pada umumnya hal ini dikarenakan alasan administrasi maupun kepastian penghasilan yang tidak menentu menurut penilaian pihak perbankan.


Demikianlah ulasan kami mengenai pilihan pembiayaan dalam membeli rumah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Tentu saja kami berharap anda dapat mengambil pelajaran setelah membaca artikel yang kami paparkan diatas. Namun apabila anda masih mengalami kendala pembiayaan dalam membeli rumah impian Anda, tidak ada salahnya anda dapat berkonsultasi kepada kami melalui email : arif@vrumah.my.id

Terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar